Pengertian relation pada ERD

    ERD adalah model konseptual yang mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan. ERD digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data. ERD pertama kali dideskripsikan oleh Peter Chen yang dibuat sebagai bagian dari perangkat lunak CASE. Fungsi ERD adalah sebagai alat bantu dalam pembuatan database dan memberikan gambaran bagaimana kerja database yang akan dibuat. 

    Selain digunakan dalam perancangan database, ERD sendiri sering digunakan untuk debugging database jika terjadi masalah pada database. Untuk melakukan debug pada database bukanlah hal yang mudah , terlebih lagi jika datbase yang mengalami masalah memiliki banyak tabel dan memerlukan penulisan SQL yang kompleks. Dengan menggambarkan skema database menggunakan ERD, kamu menjadi lebih mudah untuk menemukan permasalahan yang terjadi dalam databse dan menyelesaikan masalah dengan mudah.

    ERD memiliki tiga elemen dasar penting yaitu entitas, attribut, dan relasi. Pada blog ini , saya akan membahas mengenai apa itu relasi dan mengapa many-to-many tidak baik digunakan dalam ERD.

_________________________________________________________


APA ITU RELASI?

    Relasi di dalam ERD merupakan hubungan antar entitas. Relasi sendiri sering disebut proses. Komponen ini digambarkan dengan lambang belah ketupat. Misalnya, dalam hubungan entitas sistem akademik antara mahasiswa dan mata kuliah adalah “mengambil”.  Mahasiswa mengambil mata kuliah. Relasi dalam ERD dibagi menjadi tiga, yakni one to one, one to many, dan many to many. 

1. One-to-one

Relasi one to one merupakan hubungan antara satu anggota entitas dengan satu anggota entitas lain. Contohnya seperti data mahasiswa dengan NIM (Nomor Induk Mahasiswa).

2. One-to-many

Relasi one to many merupakan hubungan antara satu anggota entitas dengan beberapa anggota entitas lain. Contoh dari implementasi one to many ini adalah jurusan dengan mahasiswa.

3. Many-to-many

Relasi many to many merupakan hubungan antara beberapa anggota entitas dengan beberapa anggota entitas lain. Kompleksnya data serta terdapat tiga tipe relasi. Contoh dair relasi ini adalah mahasiwa dengan data terkait UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa).

Relasi many-to-many dalam Entity-Relationship Diagram (ERD) tidak dianggap ideal untuk langsung digunakan dalam implementasi database karena beberapa alasan, terutama dalam konteks sistem relasional. Sistem database relasional tidak mendukung relasi many-to-many secara langsung. Relasi ini harus dipecah menjadi dua relasi one-to-many dengan tabel perantara (junction table). Tabel perantara memungkinkan fleksibilitas untuk memperluas sistem dengan atribut tambahan atau integrasi baru di masa depan.


Komentar

Postingan Populer