Apa itu Normalisasi pada ERD?
Normalisasi adalah proses sistematis untuk mengatur struktur database agar lebih efisien dengan cara meminimalkan duplikasi data (redundansi) dan memastikan integritas data. Proses Normalisasi adalah proses pengelompokkan data elemen menjadi tabel-tabel yang menunjukkan entity dan relasinya. Normalisasi dilakukan melalui serangkaian langkah yang disebut normal form (NF), mulai dari Unnormalized Form (UNF) hingga bentuk normal tertinggi. Untuk mengetahui lebih lanjut pembahasan mengenai Normalisasi simak pembahasan dibawah ini :
__________________________________________________________
A. Pengertian Normalisasi
Normalisasi merupakan sebuah teknik dalam logical desain sebuah basis data, teknik pengelompokkan atribut dari suatu relasi sehingga membentuk struktur relasi yang baik (tanpa redudansi). Normalisasi dilakukan untuk mengatasi berbagai masalah yang dapat muncul dalam desain database yang tidak efisien. Selain menghindari redudansi data juga mempermudah pemeliharaan dan manajemen data, meningkatkan integritas data , dan menghindari Anomali Operasi (Insert, Update, Delete). Anomali adalah proses pada basis data yang mempunyai efek samping yang tidak diharapkan.
B. Tingkatan Normalisasi
1. Unnormalized Form (UNF)
Data belum terorganisir , terdapat duplikasi data, dan atribut mungkin memiliki nilai berulang (multivalue attributes).
Contoh :
2. First Normal Form (1NF)
Sebuah tabel dikatakan berada pada bentuk normal pertama atau 1NF bila menuhi beberapa syarat berikut
- Tidak memiliki atribut multi-value (tidak ada kelompok-kelompok data yang berulang).
- Setiap sel hanya memiliki satu nilai tunggal yang unik.
Tabel berada pada bentuk normal kedua jika sudah memehui aturan 1NF dna semua atribut no_kunci bergantung pada primary key. Pada tingkatan ini, semua atribut yang tidak terkait langsung dengan primary key dipindahkan ke tabel lain.
Berikut beberapa syarat yang wajibb dipenuhi tahapan 2NF dalam normalisais database :
- Seluruh atribut harus bergantujng pada primary key.
- Bila ditemui adanya ketergantungan parsial, maka atribut tersebut harus dipisah di table lain dan harus dibantu dengan foreign key .
4. Third Normal Form (3NF)
Tabel berada pada bentuk normal ketiga semua atribut non-kunci yang bergantung pda atribut non-kunci lainnya dipindahkan ke tabel lain, sehingga semua atribut non_kunci bergantung langsung pada kunci utama. Berikut beberapa syarat yang wajib dipebuhi tahapan 3NF dalam normalisasi database
- Tidak ada ketergantungan transitif (atribut bukan kunci bergantung pada atribut kunci lainnya
5. Boyce-Codd Normal Form (BCNF)
Bentuk normal Boyce-Codd adalah penyempurnaan dari 3NF dimana tabel harus memenuhi 3NF dan setiap determinasi adalah kunci super (superkey).
Contoh masalah :














Komentar
Posting Komentar